ESG NUSANTARA adalah platform masyarakat sipil yang diinisiasi La Tofi School of Social Responsibility untuk mengawal praktik CSR dengan mensertifikasi perusahaan skala mikro, kecil, menengah maupun besar sesuai asas ESG khas Indonesia

ESG NUSANTARA

Kami mendefinisikan ESG sebagai peringkat keberlanjutan perusahaan, yang diukur atas kewajiban mengatasi risiko lingkungan dan sosial yang dipadukan dengan indikator tata kelola bisnis yang bertanggung jawab. Kemudian merumuskan ESG NUSANTARA sebagai platform untuk mengawal praktik CSR, dengan sertifikasi dan pemeringkatan ESG khas Indonesia. Diselenggarakan setiap akhir tahun. Dimulai 2024. Bertujuan meningkatkan praktik tanggung jawab sosial yang membawa cerita perubahan pada lingkungan dan masyarakat serta pertumbuhan bisnis di seluruh Indonesia.

ESG NUSANTARA PLAUDIT dengan mahkota INDONESIA BESAR (Best Social Responsibility Awards) dianugerahkan kepada mereka yang memiliki tata kelola bisnis dengan melestarikan lingkungan dan menciptakan kesejahteraan komunitas seirama peningkatan laba perusahaan, sehingga pantas diberikan applause. Itulah Plaudit!

Kami mengundang perusahaan/yayasan perusahaan untuk mendapatkan peringkat ESG pada ESG NUSANTARA PLAUDIT, 18 Oktober 2024 pukul 18.30 di Bali Room Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, yang akan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Investasi/Wakil Kepala BKPM Bapak Yuliot Tanjung. Peringkat ESG ini diperoleh karena telah mengikuti roadmap ESG La Tofi School of Social Responsibility yang telah dimulai dengan Indonesia Green Awards (17 Januari 2024) sebagai penghargaan ENVIRONMENTAL, disusul CSR SME Asia Awards (1 April 2024) dan Nusantara CSR Awards (17 Juli 2024) sebagai penghargaan SOCIAL, dan selanjutnya Asian Impact Awards (18 – 19 September 2024) sebagai penghargaan GOVERNANCE atau tata kelola bisnis. Apabila perusahaan/yayasan perusahaan tidak mengikuti roadmap ESG La Tofi School of Social Responsibility, kami harapkan untuk mendaftar 3 kategori (ESG) yang mengandung cerita perubahan dengan format Ppt (Lingkungan, judul program:, Sosial, judul program: dan Tata Kelola (menyampaikan roadmap CSR Perusahaan)).

Untuk persiapan lebih baik kami harap untuk segera mendaftar dan menyampaikan konfirmasi kehadiran memenuhi 1 undangan ini sebelum 7 Oktober 2024. Kami memberi kesempatan untuk mendukung dan mensponsori (formulir terlampir) kegiatan yang akan mendapatkan perhatian besar dari komunitas perusahaan dan publik.

Untuk diketahui, perusahaan yang mendapatkan peringkat ESG pada ESG NUSANTARA PLAUDIT 2024 akan mendapatkan kesempatan mengikuti pertemuan dan penghargaan ASIA CEOCSR 2024 pada 18 Desember di Confetti KL, The Centre of Celebration – Kuala Lumpur. Top CEO Indonesia yang berperingkat ESG tinggi dari La Tofi School of Social Responsibility akan bertemu dengan Top CEO Internasional yang diproses peringkat ESG-nya oleh PORTMAN College Malaysia, mendengarkan CARA MALAYSIA MENCAPAI NEGARA MAJU 2025 dari Perdana Menteri Anwar Ibrahim dan CARA INDONESIA MENYELAMATKAN BUMI DENGAN PROPER DAN CSR dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Menteri BUMN. Ikut berbicara mewakili penyelenggara, Chairman La Tofi School of Social Responsibility La Tofi, dan Chairman PORTMAN Education Group Ernie Chen. Hanya 200 CEO yang bisa menjadi peserta di acara ini. Mereka semua, karena pencapaian ESG-nya, akan diwisuda sebagai Cert.CEO-CSR (Certified Chief Executive Officer in Corporate Social Responsibility) setelah mengikuti MOOC secara kilat dari Coach La Tofi dan Coach Ernie Chen dan menyampaikan Ppt Roadmap CSR-nya. Terima kasih atas perhatiannya.

Siapa saja YANG boleh mendaftar?

  1. Perusahaan Terbuka (Tbk)

  2. Perusahaan Non Tbk

  3. Yayasan Perusahaan untuk menjalankan CSR

Peringkat ESG NUSANTARA

Pulau diandaikan sebagai kompleksitas lingkungan dan masyarakat di mana perusahaan memainkan peran menentukan dalam kelestarian maupun kesejahteraan. Satu peringkat bisa diraih lebih dari satu perusahaan. Banyaknya inisiatif pada masing-masing indikator ESG serta kualitas dari inisiatif menentukan urutan peringkat.

Bagaimana merumuskan peringkat ESG?

Menghitung jumlah kegiatan setahun terakhir dalam kisi ESG.
Menghitung dampak dari setiap kegiatan berdasarkan score dari berbagai perubahan yang terjadi. Kelayakan perubahan adalah risiko yang diandaikan dengan score 100 dikurangi cerita perubahan dengan score 1 – 200. Bila cerita perubahan mencapai score 100 merupakan tanggungjawab sosial yang selayaknya, artinya secara lingkungan mencapai zero emission, secara sosial masyarakat yang merupakan pemangku kepentingannya berpenghasilan di atas ambang kemiskinan atau no poverty, secara tata kelola adalah terlibatnya seluruh unit dan orang dalam lembaga untuk berinisiatif mengurangi risiko. Bila cerita perubahan melebihi score 100 hingga 200, artinya adalah tanggungjawab sosial yang diharapkan oleh bumi untuk pulih dengan segera.
Perusahaan atau lembaga dapat membuat sendiri perhitungan dan laporan ESG-nya. Dewan Forensik ESG NUSANTARA menilai dan menetapkan peringkatnya.
Kendati hanya akan sedikit perusahaan atau lembaga yang mampu melampaui angka 100, La Tofi School of Social Responsibility menetapkan target pencapaian 20 tahun sejak roadmap CSR dibuat oleh masing-masing perusahaan atau lembaga, maka score pencapaian mengatasi risiko dimulai angka 10 pada tahun pertama bertambah 10 pada tahun-tahun berikutnya hingga menjadi 100 pada tahun ke 10, kemudian 110 pada tahun ke 11 hingga menggapai 200 pada tahun ke 20. Target pencapaian bisa berbeda-beda pada setiap perusahaan. Dari sinilah kebijakan kami untuk menetapkan peringkat yang adil bagi bumi. Setiap hutang pada bumi harus dibayar lunas. Dan kemampuan untuk melampaui harus dipandang sebagai sesuatu yang selayaknya.
Kami menerima laporan ESG yang dibuat dengan prinsip kejujuran, keterbukaan, mudah dimengerti dalam format singkat dan jelas. Kami menempatkan semua laporan ESG yang kami terima pada website ESGNUSANTARA.COM dan LATOFI.COM. Pemeringkatan ESG dilakukan dengan motivasi melayani akses informasi bagi publik dan mempercepat pemulihan lingkungan serta kesejahteraan masyarakat.
ESG NUSANTARA PLAUDIT membagi 3 kategori peserta: 1. Perusahaan Terbuka, 2. Perusahaan Non Terbuka, 3. Yayasan Perusahaan. Hanya perusahaan terbuka yang diwajibkan untuk menyertakan laporan keberlanjutan atau sustainability report. Perusahaan terbuka dan non terbuka akan diklasifikasi menurut sektor bisnis: 1. Pertanian dan Perikanan, 2. Energi dan Pertambangan, 3. Manufaktur, 4. Pariwisata, 5. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), 6. Jasa Keuangan, 7. Konstruksi dan Infrastruktur, 8. Perdagangan.
7. ESG NUSANTARA PLAUDIT dipersembahkan oleh La Tofi School of Social Responsibility kepada Indonesia untuk praktik tanggungjawab sosial yang memulihkan lingkungan hidup manusia bumi.

indikator rating
ESG NUSANTARA PLAUDIT​


  1. Menghitung Jejak Karbon
Merupakan upaya terencana menghitung emisi dari mata rantai produk atau operasi perusahaan, untuk dicarikan solusi pengurangannya. Dilaporkan hasilnya.
  1. Pengembangan Wisata Konservasi Alam
Konservasi alam yang dikaitkan dengan kegiatan wisata telah menjadi trend CSR saat ini. Efek ekonominya demikian besar terhadap masyarakat sekitar, di samping tentu saja merupakan kompensasi yang signifikan dalam penurunan emisi karbon.
  1. Penanganan Sampah Plastik
Bagi perusahaan yang memproduksi barang kebutuhan sehari-sehari dengan meninggalkan limbah kemasan plastik, memiliki kewajiban untuk menanganinya hingga tidak mencemari lingkungan.
  1. Penyelamatan Sumber Daya Air
Melakukan upaya rekayasa lingkungan dan teknologi atau program lainnya sehingga kualitas air terjaga dan dapat dimanfaatkan dengan optimal bagi kehidupan masyarakat maupun perusahaan.
  1. Rekayasa Teknologi dalam Menghemat Energi/Penggunaan Energi Baru Terbarukan
Melalui rekayasa teknologi dalam menghemat energi fosil dan mengurangi secara signifikan tingkat kerusakan lingkungan. Mengganti kendaraan dan mesin produksi yang sebelumnya berbahan bakar fosil ke energi listrik. Atau, penggunaan energi baru terbarukan.
  1. Mengembangkan Keanekaragaman Hayati
Menjalankan inisiatif program atau rekayasa teknologi dalam mempertahankan dan merestorasi keanekaragaman hayati, baik ekosistem laut maupun darat, agar mata rantai kehidupan alam berlangsung normal.
  1. Mempelopori Pencegahan Polusi
Melalui kebijakan dan rekayasa teknologi dalam mengurangi tingkat polusi udara, darat dan air/laut.
  1. Mengembangkan Pengolahan Sampah Terpadu
Mengembangkan inovasi teknologi atau inisiatif program yang efektif dalam sistem pengolahan sampah.
  1. Mengembangkan Edukasi Perubahan Iklim
Mengembangkan pendidikan lingkungan hidup kepada stakeholder perusahaan. Inisiatif yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan bertujuan untuk mengajak mereka menjadi bagian dari NDC (Nationally Determined Contribution) atau berkontribusi pada target nasional penurunan emisi dari kawasan itu. Materi edukasi bisa saja tentang Zero Waste dan Net Zero Emission. Atau cara menanam dan merawat pohon yang benar yang dikaitkan sebagai usaha ekonomi bagi warga (No Poverty). Edukasi perubahan iklim bisa saja melalui kegiatan seni budaya maupun olah raga.

  1. Menghapus Kemiskinan
Tanpa kemiskinan atau No Poverty untuk menghapus kemiskinan ekstrim (penduduk dengan daya beli kurang dari Rp 7.800 per hari). Contoh program: menciptakan lapangan kerja produktif, meningkatkan produktivitas sektor pertanian, mengembangkan infrastruktur di daerah tertinggal, bantuan sosial untuk menurunkan beban pengeluaran, mengembangkan ekonomi produktif pada masyarakat.
  1. Mengakhiri Kelaparan
Mengakhiri kelaparan atau zero hunger adalah upaya untuk mengatasi masalah kelaparan atau kekurangan pangan yang terjadi di berbagai belahan dunia. Menggandakan produktivitas agrikultur dan ketahanan pangan adalah agenda utama PBB dalam rangka mengakhiri kelaparan dan memperbaiki nutrisi masyarakat. Contoh program: meningkatkan ketersediaan dan variasi pasokan makanan termasuk dan meningkatkan pilihan makanan sehat, menjaga pertanian yang berkelanjutan dan praktik pertanian terutama melalui peningkatan produktivitas dan teknik produksi berkelanjutan, memperkuat komunikasi perubahan sosial dan perilaku dalam konsumsi makanan, memperluas penyediaan makanan untuk populasi yang rentan melalui program perlindungan sosial, termasuk perluasan makanan sumber protein serta makanan untuk bayi dan anak kecil, percepatan pengurangan stunting dengan meningkatkan efektivitas intervensi spesifik dan perluasan serta penajaman intervensi spesifik, Intervensi fortifikasi untuk garam dengan yodium, tepung dengan zat besi dan minyak goreng kelapa sawit dengan vitamin A untuk memastikan asupan mikronutrien yang memadai bagi masyarakat, terutama masyarakat miskin.
  1. Meningkatkan Kehidupan Yang Sehat dan Sejahtera
Kehidupan sehat dan sejahtera (Good Health and Well-Being) dengan mengkampanyekan gaya hidup sehat dan berupaya untuk mencapai kesejahteraan bagi masyarakat dunia. Pada tahun 2030, PBB menargetkan seluruh masyarakat mampu memiliki akses terhadap layanan kesehatan. Contoh program: memperkuat pelaksanaan perlindungan sosial, meningkatkan pelayanan kesehatan menuju cakupan kesehatan semesta terutama penguatan pelayanan kesehatan dasar (Primary Health Care).
  1. Mengembangkan Pendidikan Yang Berkualitas
Pendidikan yang berkualitas untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih baik. Program ini memastikan semua manusia bisa mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas dan merata di seluruh dunia. Contoh program: meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran, meningkatkan pemerataan akses layanan pendidikan di semua jenjang dan percepatan pelaksanaan Wajib Belajar 12 Tahun, meningkatkan profesionalisme dan kualitas tenaga pendidikan.
  1. Mempromosikan Kesetaraan Gender
Gender Equality adalah salah satu permasalahan yang masih terjadi di berbagai belahan dunia. Program ini berusaha mencegah diskriminasi terhadap gender tertentu dan memastikan semua gender mendapatkan kesempatan yang sama tanpa mengalami diskriminasi. Contoh program: mewujudkan Indonesia Layak Anak melalui penguatan Sistem Perlindungan Anak yang responsif terhadap keragaman dan karakteristik wilayah anak untuk memastikan anak menikmati haknya, meningkatkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, meningkatkan perlindungan perempuan dari kekerasan dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)
  1. Peningkatan Akses Air Bersih dan Sanitasi Layak
Clean water and sanitation atau air bersih dan sanitasi layak adalah upaya untuk memastikan setiap orang untuk bisa mendapatkan air bersih dan sanitasi yang layak. Pada tahun 2030, PBB menargetkan seluruh manusia untuk memiliki akses air minum yang aman dan terjangkau serta mendapatkan lingkungan yang bersih dan sehat. Contoh program: penyediaan akses air minum dan sanitasi layak dan aman dilaksanakan dengan kebijakan peningkatan tata kelola kelembagaan dan kapasitas penyelenggara untuk penyediaan air minum layak maupun aman, peningkatan kapasitas institusi dalam layanan pengelolaan sanitasi, penyediaan air baku dari sumber air terlindungi, peningkatan keterpaduan dalam penyediaan air minum dan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan air baku.
  1. Penyediaan Pekerjaan Layak Sejalan Ekonomi yang Tumbuh
Decent Work and Economic Growth atau pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan PBB, berupaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di seluruh negara sehingga bisa menjamin setiap orang mendapatkan pekerjaan yang layak. Contoh program: penguatan kewirausahaan, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan koperasi, peningkatan nilai tambah dan penyediaan lapangan kerja, mempekerjakan kaum disabilitas.
  1. Mengembangkan Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat
Peace, Justice and Strong Institution adalah upaya untuk mendorong kehidupan masyarakat yang damai, adil, dan institusi yang inklusif. Tujuan ini dilakukan dengan mendukung masyarakat yang damai dan inklusif untuk pembangunan berkelanjutan, menyediakan akses terhadap keadilan bagi semua dan membangun institusi-institusi yang efektif, akuntabel dan inklusif di semua level. Contoh program:  Good Corporate Governance adalah menciptakan harmonisasi dengan masyarakat, resolusi konflik dengan komunitas.
  1. Mengembangkan UKM Kelompok Wanita
Merupakan inisiatif yang bertujuan untuk memberdayakan perempuan dalam dunia bisnis dan mempromosikan kesetaraan gender.
  1. Mengembangkan UKM Kelompok Disabilitas
Memiliki peran penting dalam memberdayakan komunitas disabilitas dan mempromosikan inklusi sosial. Kegiatan ini tidak hanya memberikan kesempatan kerja kepada orang-orang dengan disabilitas, tetapi juga memungkinkan mereka untuk berkontribusi secara produktif dalam perekonomian dan masyarakat.
  1. Mengembangkan UKM Kelompok Pemuda / Mahasiswa
Kelompok pemuda dan mahasiswa memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi. Karenanya, pembinaan terhadap mereka melalui mekanisme pelatihan usaha dan perdagangan berbasis digital sangat membantu menciptakan ekosistim ekonomi yang lebih baik di komunitas.
  1. Mengembangkan UKM Kelompok Petani / Nelayan
Melibatkan para petani atau nelayan dalam usaha skala kecil hingga menengah. Tujuan pembinaan UKM ini adalah untuk memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi para pelaku usaha di sektor pertanian atau perikanan, serta meningkatkan produktivitas, daya saing, dan kesejahteraan ekonomi anggota kelompok.

  1. Pengorganisasian Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan sebagai suatu strategi bisnis, membutuhkan tata kelola dengan memahami hierarki CSR, seperti yang dikembangkan oleh La Tofi School of Social Responsibility. Hierarki tertinggi, CSR dipimpin oleh CEO atau direktur utama untuk diterapkan pada seluruh divisi. Penanggungjawabnya ditunjuk seorang executive vice president atau EVP CSR atau salah satu direktur, bertugas membuat Grand Design CSR untuk diterjemahkan pada masing-masing divisi. Di bawah EVP/ direktur CSR terdapat Manager CSR yang membimbing seluruh divisi membuat SOP dengan kewajiban mengatasi risiko lingkungan dan sosial perusahaan serta mengaitkannya dengan tata kelola bisnis yang bertanggung jawab, sesuai ISO 26000 mengenai Social Responsibility dan Algoritma CSR oleh La Tofi serta framework keberlanjutan lainnya. Manager CSR bertanggung jawab pada eksekusi inisiatif lingkungan dan sosial dari masing-masing divisi dengan memastikan Strategi Penciptaan Manfaat Bersama dan menjadikan seluruh karyawan dari level atas hingga bawah sebagai Corporate Social Worker atau CSW agar terjadi pelibatan tanpa kecuali untuk melaksanakan CSR. CSW dari setiap divisi harus handal melakukan berbagai macam pemetaan mengenai isu-isu, dampak dan risiko serta pemangku kepentingan di sepanjang proses bisnis, dan memanfaatkan Strategi Penciptaan Manfaat Bersama sebagai mekanisme operasi bisnis. Menjadi kewajiban masing-masing divisi untuk melakukan monitoring dan penghitungan nilai dampak atas operasional atau inisiatif. Termasuk penyusunan laporan ESG tiap divisi. Bukan dilakukan oleh pihak luar perusahaan. Sedangkan penyusunan laporan ESG yang bersumber dari masing-masing divisi sebaiknya dilakukan oleh Tim ESG yang dibentuk oleh pimpinan. Boleh dibantu oleh pihak luar yang memiliki kompetensi tentang ESG dan menghubungkannya dengan pihak ESG rating.
  1. Menjamin Keadilan dan Penghormatan Terhadap Hak Asasi Manusia
Perusahaan melakukan audit internal secara berkala untuk memastikan penerapan standar kerja yang adil dan aman di seluruh organisasi. Selain itu, perusahaan mengadakan pelatihan dan sosialisasi kepada karyawan mengenai hak-hak mereka, serta prosedur untuk melaporkan pelecehan atau diskriminasi. Perusahaan juga membentuk komite atau mekanisme internal untuk menanggapi dan menyelesaikan keluhan terkait hak asasi manusia dengan adil dan transparan.
  1. Penanganan Rantai Pasok
Perusahaan mengembangkan kebijakan dan pedoman CSR yang jelas untuk rantai pasoknya, mencakup standar lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) yang diharapkan dari mitra-mitra. Audit rutin dilakukan terhadap para mitra rantai pasok untuk memastikan kepatuhan terhadap standar yang telah ditetapkan. Selain itu, perusahaan memberikan pelatihan dan bimbingan kepada para mitra untuk membantu mereka memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
  1. Menjunjung Transparansi dan Akuntabilitas
Melakukan laporan CSR secara berkala yang mencakup pencapaian, tantangan, dan komitmen masa depan perusahaan terkait tanggung jawab sosialnya. Terapkan sistem pelaporan yang mudah diakses oleh publik, seperti situs web perusahaan, dan berikan mekanisme untuk menerima umpan balik eksternal tentang laporan CSR serta tanggap terhadap masukan tersebut.
  1. Mengembangkan Produk dan Layanan Berkelanjutan
Produk dan layanan yang dihasilkan perusahaan harus mempertimbangkan dampaknya terhadap konsumen, termasuk kualitas dan keamanan. Hal ini melibatkan pengembangan produk yang ramah lingkungan, proses produksi yang efisien dalam penggunaan sumber daya, dan pemenuhan kebutuhan konsumen dengan cara yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan.
  1. Komunikasi CSR
Mengembangkan komunikasi 2 arah (perusahaan dan masyarakat) melalui inovasi konten medsos yang berkaitan dengan tanggung jawab sosial perusahaan. Sehingga akan terjadi pemahaman publik terhadap tanggung jawab sosial perusahaan yang meningkatkan keterlibatan mereka pada konservasi lingkungan hidup maupun penanganan darurat apabila terjadi bencana.

* Tap/Click on Tabs

ANGGOTA DEWAN FORENSIK
ESG NUSANTARA

Dewan Forensik ESG NUSANTARA akan menilai semua inisiatif berdasarkan sebaran pada setiap indikator ESG NUSANTARA (Environmental-Social-Governance / Lingkungan-Sosial-Tata Kelola) untuk kemudian menetapkan peringkatnya.

La Tofi

Social Worker (Ketua)

Ibnu Hamad

Profesor Komunikasi Universitas Indonesia (Sekretaris)

Aris Darmono

Sustainability Expert LSSR

Sonny S. Sukada

Sustainability Expert LSSR

Milly Mildawati

PhD in Social Work/Ahli Resolusi Konflik & Pengurangan Risiko Bencana

Dindin Komarudin

Social Worker/Penerima Kalpataru 2024 Kategori Pembina Lingkungan

Rio Zakarias Widyandaru

Chairman dan Founder SocialImpact.id

Albert Rebong

Principal La Tofi School of Social Responsibility

Scroll to Top